Wednesday, May 2, 2018

Analasis Pengaruh Atribut Terhadap Keputusan Konsumen dalam memilih Produk Top Coffee di Kota Bireuen


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Di indonesia kopi adalah komoditi industri pertanian yang sangat penting. Usaha produksi kopi merupakan sumber kehidupan jutaan keluarga dan petani kopi. Ekspor kopi termasuk sumber penerimaan devisa terpenting di Indonesia, juga tergolong salah satu sumber pemasukan bagi negara produsen kopi. Indonesia mampu mengembangkan ekspor kopi ke berbagai negara.
            Minum kopi telah menjadi budaya bagi masyarakat Aceh, khususnya bagi masyarakat Bireuen. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang berkumpul diwarung kopi pada waktu tertentu, misalnya pagi atau sore hari.
Permintaan akan kopi semakin meningkat setiap tahunnya. Besarnya permintaan tersebut menjadikan produsen kopi menjadi lebih inovatif dalam mengembangkan produknya untuk merebut pangsa pasar, salah satunya dengan mengembangkan kopi instan kemasan saset. Berkembangnya teknologi informasi, membuat konsumen memiliki kebebasan dalam memilih produk kopi sehingga meramaikan persaingan pasar yang begitu ketat diantara produsen kopi instan kemasan saset. Hal ini ditandai dengan munculnya merek-merek kopi instan seperti Top Coffe, Nescafe, White Coffe dan lainnya. Setiap produsen tersebut menyuguhkan rasa, kualitas, harga, kemasan dan periklanan yang berbeda dengan pesaing.
            Produk Top Coffee kemasan saset adalah produk inovatif diferensial dari perusahaan Wings Food yaitu perusahaan fast Moving Consumer Goods yang meluncurkan kopi instan dengan merek Top Coffee. Top Coffe  lahir dari riset pasar selama dua tahun untuk menganalisa peluang bisnis, tren pasar hingga karakteristik, produk dengan isi kemasan produk adalah perpaduan dari jenis kopi robusta dan kopi arabika, dengan dua keunikan karakter yang berbeda.
            Untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada calon pembeli, perusahaan Wings Food sebagai produsen produk Top Coffee telah menciptakan bentuk kemasan yang khas dengan dua keunikan yang berbeda yang mencerminkan perpaduan rasa kopi robusta dan arabika, dimana bentuk fisik saset dalam kemasan yang ketat dan berwarna hitam dengan variasi warna lainnya yang dapat memotivasi kepada bentuk referensi atau bentuk kesukaan, khusus pembeli kopi saset.
            Konsumen menganggap rasa sangat menentukan selera. Daya tarik pembelian kopi saset di masyarakat Bireuen dipengaruhi oleh kemasan yang menarik dan promosi yang masif di berbagai media.

1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, adapun yang menjadi perumusan masalah dari praktikum ini adalah ; bagaimana rasa, harga, kualitas, kemasan dan iklan mempengaruhi keputusan pembelian produk Top Coffee kemasan saset di Kota Bireuen.

1.3  Tujuan
            Untuk mengetahui pengaruh rasa, harga, kualitas, kemasan dan iklan terhadap keputusan pembelian produk Top Coffee kemasan saset di Kota Bireuen.


BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1  Pengertian Perilaku Konsumen
Konsumen berbelanja dipengaruhi oleh tindakan emosional dan rasional. Tindakan emosiaonal yaitu menyangkut dengan keinginan terhadap suatu barang, dimana setiap pengorbanan yang dilakukan untuk memenuhi keinginannya. Sedangkan tindakan rasional adalah keinginan berbelanja untuk memenuhi kebutuhannya. Tindakan emosional dan rasional telah membawa konsumen dalam berbelanja atau tindakan yang mempengaruhi terhadap keputusan pembelian.
Perilaku konsumen adalah dinamika interaksi antara pengaruh dan kesadaran, perilaku dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek-aspek kehidupan. Aspek-aspek pemikiran itu meliputi pemikiran, perasaan dan lingkungan. Adapun lingkungan yang mempengaruhi pemikiran dan peraaan adalah meliputi iklan, informasi harga, penampilan produk, kelas produk dan sebagainya.
Menurut Engel, Blackwell dan Miniard, perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan produk dan jasa termasuk didalamnya adalah proses keputusan yang mengawali serta mengikutitindakan pembelian tersebut. Tindakan tersebut adalah terlibat secara langsung dalam proses memperoleh, mengkonsumsi bahkan membuang atau tidak jadi menggunakan suatu produk atau jasa tersebut.

2.2 Atribut Produk
            Atribut produk menjadi bagian yang sangat penting bagi sebuah produk, dimana sikap merupakan suatu persepsi dari penilaian konsumen terhadap atribut-atribut kunci atau keyakinan yang dipegangnya yang berkenaan dengan sikap tertentu dari objek. Adapun atribut produk yang mempengaruhi perilaku konsumen untuk membuat keputusan dalam pembelian produk, yaitu ;
a.       Rasa
Produk yang memiliki rasa yang beragam adalah yang dapat memenangkan persaingan dalam merebut pangsa pasar. Wijaya (2014) mengemukakan bahwa rasa produk pangan adalah sensasi yang diterima oleh alat pengecap kita yang berada dirongga mulut. Perbedaan rasa merupakan indikator dari produk baru atau lama yang diproduksikan, dimana perbedaan rasa diantara konsumen barang dan jasa akan selalu berbeda.
b.      Harga
Harga merupakan sebuah pembayaran yang berupa pengorbanan konsumen dalam mendapatkan produk yang diinginkan atau dibutuhkan. harga adalah atribut penting dalam pemasaran produk, dimana tanpa penetapan harga produk tidak berarti.
c.       Kualitas
Kualitas adalah barang yang mampu memenuhi semua keinginan dan kebutuhan konsumen. Kualitas produk menunjukkan ukuran tahan lamanya produk itu, dapat dipercaya produk tersebut, ketepatan produk, mudah mengoperasikan dan memeliharanya serta atribut lain yang dinilai (Assauri, 2013).
d.      Kemasan
Kemasan adalah pembungkusan produk untuk dapat melindungi terhadap perubahan kimiawi atau terhadap perubahan lingkungan. Kemasan yang menarik adalah strategi pemasaran agar memberi kesan kepada produk yang berkualitas serta untuk mengundang motivasi pembeli.
e.       Iklan
Iklan bertujuan untuk memperkenalkan ide-ide atau produk ke konsumen, jika konsumen merasa cocok dalam memenuhi kebutuhannya konsumen akan mendaptkan kepuasan dan selanjutnya untuk terus membeli produk tersebut.
BAB III
PEMBAHASAN

Setelah kegiatan praktikum ini dilakukan, kami dapat membuat suatu analisis tentang perilaku konsumen terhadap suatu produk dengan menggunakan aspek penilaian dengan berbagai atribut yang dimiliki seperti rasa, harga, kualitas, kemasan dan iklan.
1.      Rasa
Berdasarkan praktikum yang kami lakukan dengan mwawancarai 20 responden yang memesan Top Coffee di beberapa warung kopi di Kota Bireuen. Dari beberapa pertanyaan yang diajukan dapat diketahui bahwa rasa Top Coffee memiliki ciri khas tersendiri sehingga pencinta kopi lebih senang memesan Top Coffe daripada kopi saset lainnya. Konsumen mengatakan bahwa Top Coffe memiliki rasa yang berbeda dengan kopi yang lainnya.
2.      Harga
Dari praktikum yang kami lakukan, masyarakat juga memilih Top Coffe karena harganya yang terjangkau. Harga yang ditawarkan dengan rasa yang disajikan, konsumen sepakat bahwa hal ini sesuai. Harga secara langsung mempengaruhi konsumen untuk memilih produk produk kopi instan Top Coffe.
3.      Kualitas
Kualitas merupakan ukuran seberapa bagusnya produk tersebut digunakan.
Berdasarkan praktikum yang kami lakukan masyarakat umumnya mengatakan bahwa kualitas Top Coffe tidak jauh berbeda dengan kualitas kopi yang biasanya dinikmati masyarakat kota Bireuen. Minuman Top Coffe tidak terdapat ampas yang biasanya jadi pengganggu dari penikmat kopi sashet.



4.      Kemasan
Kemasan juga menjadi daya tarik dari produk Top Coffe. Kemasan sashet menjadikan produk ini praktis dan memudahkan pecinta kopi membawa produk ini kemana-mana. Dari praktikum yang kami lakukan responden menyatakan bahwa kemasan tidak terlalu berpengaruh dalam memilih produk ini.
5.      Iklan
Top Coffe melakukan promosi yang masif di berbagai media yang ada, selain itu mereka juga memanfaatkan artis nasional seperti Iwan Fals untuk mempromosikan produknya. Dari wawancara yang kami lakukan konsumen mengatakan bahwa mereka mengenal produk ini dari iklan. Mereka penasaran dengan iklan yang disajikan sehingga mereka mencobanya. Artinya iklan ikut mempengaruhi perilaku konsumen untuk mencoba produk ini.


















KESIMPULAN

Berdasarkan praktikum yang telah kami lakukan dapat disimpulkan bahwa atribut produk mempengaruhi perilaku konsumen dalam memilih produk. Atribut tersebut antara lain adalah rasa, harga, kualitas, kemasan dan iklan. Dari atribut tersebut rasa, harga, kualitas dan iklan lebih berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam memilih produk sedangkan kemasan tidak terlalu berpengaruh dalam keputusan konsumen memilih produk tersebut.

















DAFTAR PUSTAKA

Assauri, Sofyan. 2013. Manajemen Pemasaran. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Mahardianto, Agus. 2013. Pengaruh Iklan Kopi Top Coffee Terhadap Keputusan Pembelian Pada Konsumen di Kota Jember. Skripsi. Fakultas Ekonomi, Universitas Jember. Jawa Timur.
Wijaya, Hanny. 2014. Arti Cita dan Rasa. http://ratnaza16.wordpress.com/tugas-tips/artikel. Di akses 14 April 2018, jam 15:22.

No comments:

Post a Comment

Analasis Pengaruh Atribut Terhadap Keputusan Konsumen dalam memilih Produk Top Coffee di Kota Bireuen

BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Di indonesia kopi adalah komoditi industri pertanian yang sangat penting. Usaha produksi kop...