Tanaman serai atau sereh adalah tanaman anggota suku rumput - rumputan
yang dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan.Serai
memiliki nama latin Cymbopogon Nardus L, tanaman serai berasal dari selatan india atau srilanka,penyebaran tanamn ini ke negara - negara yang memiliki iklim tropis seperti Asia, Amerika, Afrika dan lain sebagainya.
Serai dapat tumbuh subur dan alami diberbagai kondisi tanah di daerah Tropika yang lembab, cukup sinar matahari serta dengan curah hujan yang tinggi, penyebaran tanaman serai di Indonesia banyak terdapat di Pulau Jawa.
Dilihat dari sisi kesehatan Serai mengandung senyawa - senyawa yang sering digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Adapun kandungan yang ada di dalam tanaman serai adalah sebagai berikut :
Dengan kandungan Minyak Atsiri yang tinggi pada tanaman serai juga dimanfaatkan untuk pertanian organik yang dapat dijadikan sebagai alternative pestisida anorganik yang berfungsi sebagai bakterisida, insektisida serta nematisida.
Berkat kandungan yang terkandung yang dalam minyak atsiri pada tanaman serai ini khusunya senyawa sitronela, serai dapat digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman seperi kutu tanaman,serangga,serangga, cacing dan beberapa jenis jamur.
Pestisida nabati alami dari tanaman serai ini dapat diterapkan pada tanaman padi, palawija, dan tanaman sayur - sayuran, dikarenkan Pestisida Nabati Alami dari tanaman serai ini tidak mengandung bahan kimia sehingga aman bagi sayuran kalau mau dikonsumsi.
Cara Membuat Pestisida Alami dari Tanaman Serai
Selamat mencoba.
Semoga bermanfaat !!!!
Sumber
www.kabartani.com
TTD
Rizal Basri
Serai dapat tumbuh subur dan alami diberbagai kondisi tanah di daerah Tropika yang lembab, cukup sinar matahari serta dengan curah hujan yang tinggi, penyebaran tanaman serai di Indonesia banyak terdapat di Pulau Jawa.
Dilihat dari sisi kesehatan Serai mengandung senyawa - senyawa yang sering digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Adapun kandungan yang ada di dalam tanaman serai adalah sebagai berikut :
- Geraniolo
- Sitronelol
- Minyak atsiri
- Geranil butirat
- Eugenol
- Limonen, dll
- Serai mencegah penyakit kanker
- Mengobati gangguan pencernaan
- Menurunkan tekanan darah
- Detoksifikasi
- Manfaat pada sistem saraf
- Berfungsi sebagai analgesik
- Memperindah kulit, dll
Dengan kandungan Minyak Atsiri yang tinggi pada tanaman serai juga dimanfaatkan untuk pertanian organik yang dapat dijadikan sebagai alternative pestisida anorganik yang berfungsi sebagai bakterisida, insektisida serta nematisida.
Berkat kandungan yang terkandung yang dalam minyak atsiri pada tanaman serai ini khusunya senyawa sitronela, serai dapat digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman seperi kutu tanaman,serangga,serangga, cacing dan beberapa jenis jamur.
Pestisida nabati alami dari tanaman serai ini dapat diterapkan pada tanaman padi, palawija, dan tanaman sayur - sayuran, dikarenkan Pestisida Nabati Alami dari tanaman serai ini tidak mengandung bahan kimia sehingga aman bagi sayuran kalau mau dikonsumsi.
Cara Membuat Pestisida Alami dari Tanaman Serai
- Haluskan bagian tanaman serai seperti bagian daun,batang dan akarnya.
- Setelah seluruh bagian tanaman benar - benar halus, Lanjutkan dengan merendam dalam air bersih, dengan perbandingan 200 gr : 10 Liter air selama 24 jam.
- Kemudian saring endapan air rendaman tersebut.
adalah dengan cara disemprotkan ke tanaman yang terkena hama dan penyakit, jika serangan dan penyakit pada tanaman tinggi, maka lakukanlah penyemprotan dengan bertahap sampai hama dan penyakit hilang.Demikianlah cara membuat Pestisida Nabati Alami dari Tanaman Serai.
Selamat mencoba.
Semoga bermanfaat !!!!
Sumber
www.kabartani.com
TTD
Rizal Basri
No comments:
Post a Comment