Monday, October 23, 2017

Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Cair Sendiri




Hallo guys, kembali lagi dengan tulisan tulisan amatair saya di Pembangunan Pertanian Indonesia semoga para pengunjung blog saya tidak pernah bosan membaca tulisan-tulisan saya.

Seperti kita ketahui, Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian besar penduduk negara ini berprofesi sebagai petani. Sehingga sangat disayangkan jika petani sekarang tidak memanfaat teknologi sebagai sumber informasi. Informasi baru sangat membantu petani dalam membangun petani dalam mningkatkan kesejahteraan nya. 

Baiklah teman-teman sekalian untuk membangun Indonesia di bidang pertanian secara organik kali ini saya akan membagi cara-cara membuat pupuk organik secara alami. berikut ulasannya.

Bahan Pupuk Organik Cair

  1. Kotoran ayam, limbah sayuran hijau dan jerami : pupuk organik cair yang didapatkan dengan mengunakan bahan baku ini cocok diaplikasikan sebagai perangsang pertumbuhan tunas dan daun, karena kaya akan unsur nitrogen.
  2. Kotoran kambing, kotoran sapi, sekam padi dan dedak : pupuk yang dihasilkan dengan bahan baku jenis ini cocok diaplikasikan untuk pertumbuhan buah karena banyak mengandung kalium dan fosfor.
  3. Limbah buah seperti jambu biji busuk, pepaya busuk, dan lain sebagainya. Pupuk organik yang dihasilkan ini hampir sama fungsinya dengan yang kedua.
  4.  Gedebog/batang pisang.

Cara membuat Pupuk Cair Organik Sederhana dari Batang pohon pisang


Bahan-bahan : 

- Batang pohon pisang: 1 kg, pilih batang yang bagian dalam berwarna putih. 

- Gula merah: 200 gram

- Bioaktivator atau EM4 : 5 ml (jika tidak ada tidak apa-apa)

- Air tanah : 3 liter

- Tong atau ember yang mempunyai tutup

- Karung bekas


Catatan :
- untuk eksperimen pertama kali saya sarankan komposisinya sedikit dulu seperti yang saya contohkan. Kalau memang berkeinginan membuatnya dalam skala yang agak banyak silahkan anda kali lipatkan saja semuanya.

- fungsi bioaktivator / EM4 adalah sebagai starter atau pemicu awal terjadinya reaksi fermentasi. Tanpa menggunakan EM4 ini sebenarnya tidak apa-apa, tapi kalau memang bisa mengusahakannya saya rasa akan lebih bagus dan lebih cepat reaksi fermentasinya. Beli saja di toko-toko pertanian, rata-rata menyediakan EM4.


Cara Membuat Pupuk Organik Cair

  • Campur gula dengan air ke dalam ember atau tong. Aduk sampai gula larut dalam air.
  • Potong batang pohon pisang menjadi potongan kecil-kecil. Masukkan dalam wadah karung bekas.
  • Masukkan karung berisi cacahan batang pohon pisang tersebut ke dalam ember atau tong berisi campuran air dan gula. Usahakan karung berisi potongan batang pohon pisang terendam seluruhnya di dalam air.
  • Tutup rapat tong atau ember tersebut. Letakkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung.
  • Biarkan sekitar 8-10 hari. Pastikan membuka tongnya sekali sehari untuk mengeluarkan gas yang terbentuk dari campuran bahan-bahan pupuk tersebut, dengan cara mengaduknya. Setelah itu tutup kembali dengan rapat.

Untuk mengecek tingkat kematangan, cium bau adonan. Apabila wanginya seperti wangi tape berarti adonan sudah matang dan siap digunakan. Sebaliknya, jika yang tercium adalah bau busuk seperti limbah/comberan berarti proses pembuatan pupuk cair organik gagal, dan cairan tersebut harus dibuang.

Angkat karung yang berisi cacahan batang pohon pisang. Pisahkan dengan air yang ada di dalam tong. Anda sekaligus mendapatkan dua jenis pupuk; cacahan batang pohon pisang di dalam karung menjadi pupuk organik padat dan cairan di dalam tong menjadi pupuk organik cair.

Demikian cara-cara membuat pupuk secara organik yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat.

Analasis Pengaruh Atribut Terhadap Keputusan Konsumen dalam memilih Produk Top Coffee di Kota Bireuen

BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Di indonesia kopi adalah komoditi industri pertanian yang sangat penting. Usaha produksi kop...