Saturday, May 6, 2017

MAKALAH LENGKAP : PERANAN SUMBER DAYA ALAM DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah swt. Karena dengan anugerah dari-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang "Peranan Sumber Daya Alam Dalam Pertumbuhan Ekonomi" ini. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar kita, yaitu Nabi Muhammad saw. yang telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa ajaran agama Islam yang sempurna dan menjadi anugerah serta rahmat bagi seluruh alam semesta.
       Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan makalah yang menjadi tugas mata kuliah ekonomi sumber daya dengan judul " Peranan Sumber Daya Alam Dalam Pertumbuhan Ekonomi ". Disamping itu, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami selama pembuatan makalah ini berlangsung sehingga terealisasikanlah makalah ini.
       Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan jangan lupa ajukan kritik dan saran terhadap makalah ini agar kedepannya bisa diperbaiki.

Aceh Utara, 01 April 2017

                      Penyusun.


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Sumber daya alam merupakan unsur lingkungan yang terdiri atas sumber daya alam hayati, sumberdaya alam non hayati dan sumberdaya buatan, merupakan salah satu aset yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebagai modal dasar pembangunan sumberdaya alam harus dimanfaatkan sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara-cara yang tidak merusak, bahkan sebaliknya, cara-cara yang dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan mengembangkan agar modal dasar tersebut makin besar manfaatnya untuk pembangunan lebih lanjut di masa mendatang.
Dalam memanfaatkan sumber daya alam, manusia perlu berdasar pada prinsip ekoefisiensi. Artinya tidak merusak ekosistem, pengambilan secara efisien dalam memikirkan kelanjutan SDM. Pembangunan yang berkelanjutan bertujuan pada terwujudnya keberadaan sumber daya alam untuk mendukung kesejahteraan manusia. Maka prioritas utama pengelolaan adalah upaya pelestarian lingkungan, supaya dapat mendukung kehidupan makhluk hidup. Bila sumber daya alam rusak atau musnah kehidupan bisa terganggu.
Pembangunan suatu bangsa memerlukan aspek pokok yang disebut dengan sumber daya (resources) baik sumber daya alam atau natural resources maupun sumber daya manusia atau human resources. Kedua sumber daya ini sangat penting dalam menentukan keberhasilan suatu pembangunan. Sejarah menunjukkan masyarakat bisa mencapai kemakmuran karena berhasil memamfaatkan sumber daya yang dimiliki.
Pada dasarnya sumber daya alam merupakan asset  yang dimiliki suatu Negara yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim atau cuaca, hasil hutan, tambang dan hasil laut yang  sangat mempengaruhi pertumbuhan industri suatu Negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi.  Dengan adanya sumber daya alam yang melimpah dan berpotensi tinggi sangat mendukung pembangunan ekonomi suatu Negara.
Pembangunan ekonomi adalah usaha – usaha untuk meningkatkan taraf hidup suatu bangsa yang sering kali diukur dengan tinggi rendahnya pendapatan riel perkapita. Namun sumber daya alam yang ada tersebut tidak sendirinya diolah olah alam akan tetapi perlu adanya sumber daya manusia, guna mengolah sumber daya alam tersebut. Keahlian dan kewirausahaan dibutuhkan untuk mengolah bahan mentah dari alam, menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi atau disebut juga sebagai proses produksi.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan sumber daya alam ?
2.      Bagaimana hubungan sumber daya alam dengan pertumbuhan ekonomi ?
3.      Bagaimana peran sumber daya alam dalam pertumbuhan ekonomi ?

1.3  Tujuan
1.      Mengetahui pengertian sumber daya alam.
2.      Mengetahui hubungan sumber daya alam dengan pertumbuhan ekonomi.
3.      Mengetahui peran sumber daya alam dalam pertumbuhan ekonomi.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Sumber Daya Alam
            Sumber daya alam ialah suatu sumber daya yang terbentuk karena kekuatan alamiah, misalnya tanah, air dan perairan, udara dan ruang, mineral tentang alam, panas bumi dan gas bumi, angin, pasang surut/arus laut (Daryanto 1995:36).
Menurut Nursid sumaatmadja (1981:211 – 213) berdasarkan sifatnya sumber daya alam dikelompokkan menjadi tiga golongan antara lain:
1.        Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbaharui
Sumber daya alam yang dapat diperbaharui atau dapat pulih kembali yaitu sumber daya yang dapat pulih kembali secara alamiah ataupun secara budaya setelah dimanfaatkan. Sumber daya ini termasuk sumber daya nabati dan hewani dan energy yang dihasilkan oleh proses tenaga alam (air, angin, pasang surut, sinar panas matahari). Sumber daya ini dalam jangka waktu tertentu dapat pulih kembali.
2.        Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui berarti sumber daya yang tidak dapat dipulihkan kembali setelah digunakan, atau jika dipulihkan kembali tidak menguntungkan karena biaya pemulihan lebih besar daripada hasil pemulihannya. Yang termasuk sumber daya yang tidak dapat dipulihkan kembali yaitu mineral bahan bakar atau bahan bakar fosil (fosil fuel) dan logam. Mineral bahan bakar yaitu minyak dan gas bumi.
3.      Sumber Daya Alam Yang Tidak Akan Habis
Sumber daya yang tidak akan berakhir yaitu keindahan panorama yang berharga bagi kepariwisataan dan faedah – faedah yang diperoleh dari iklim. Menurut Sukanto Reksodiprodjo (1990:5), Sumber daya alam adalah sesuatu yang berguna dan mempunyai nilai didalam kondisi dimana kita menemukannya. Sumber daya alam meliputi semua yang terdapat dibumi baik yang hidup maupun benda mati yang berguna bagi manusia, terbatas jumlahnya dan pengusahaannya memenuhi kriteria – kriteria teknologi, ekonomi, social dan lingkungan.
Berdasarkan jenisnya, sumber daya alam dikelompokkan menjadi dua golongan antara lain :
1.        Sumber daya alam hayati
Sumber daya alam hayati (biotik) merupakan sumber daya alam yang berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.
·           Hewan, Contoh yang pertama misalnya sumber daya hewan. Hewan menghasilkan berbagai macam produk yang bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk menunjang kehidupannya. Produk-produk tersebut antara lain :
1.      Daging, dihasilkan ikan, mamalia, dan hewan lainnya dan digunakan sebagai sumber protein hewani bagi manusia.
2.      Susu, dihasilkan oleh hewan mamalia dan digunakan sebagai minuman bergizi bagi manusia. Contoh susu yang umum dikonsumsi misalnya susu sapi, susu kambing, dan susu kuda.
3.      Telur, dihasilkan hewan-hewan ovipar seperti unggas (aves), reptil, dan ikan. Telur dikonsumsi manusia sebagai sumber protein hewani. Contohnya telur ayam, telur bebek, telur burung puyuh, dan telur angsa.
·           Tumbuhan juga termasuk contoh sumber daya hayati karena ia juga merupakan jenis mahluk hidup. Tumbuhan menghasilkan beragam produk yang dapat dimanfaatkan manusia untuk menunjang kebutuhan hidupnya. Produk-produk tersebut antara lain:
1.      Sayur, dihasilkan tanaman sayuran dan digunakan manusia sebagai bahan pangan. Contohnya sawi, kangkung, bayam, dan daun singkong.
2.      Buah, dihasilkan tanaman dan digunakan sebagai bahan pangan.
3.      Kayu, dihasilkan tanaman kayu dan digunakan sebagai material pembuatan rumah.
·           Mikroorganisme, Beragam mikroorganisme yang terdapat di alam bisa dimanfaatkan sebagai alat pemenuhan kebutuhan manusia melalui penerapan bioteknologi. Bioteknologi adalah suatu teknologi yang memanfaatkan mikroorganisme sebagai agen perubahannya. Contoh bioteknologi sendiri terjadi dalam proses pembuatan tempe, cuka, keju, yogurt, dan minuman anggur. Pembuatan semua produk tersebut, dalam prosesnya ditambahkan mikroorganisme menguntungkan seperti jamur, kapang dan bakteri.

2.        Sumber daya alam noh hayati
Sumber daya alam non hayati merupakan sumber daya alam yang berupa benda tak hidup. Pada umumnya sumber daya alam non hayati dimanfaatkan sebagai sumber energi selain pemanfaatannya secara material. Keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus, contohnya: air, angin, sinar matahari, dan hasil tambang.
·      Air merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup. Seiring dengan pertumbuhan penduduk, kebutuhan akan air, baik itu untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari-hari, maupun energi, terus meningkat. Air juga digunakan untuk pengairan, bahan dasar industri minuman, penambangan, dan aset rekreasi.
·      Angin mampu menghasilkan energi dengan menggunakan turbin. Selain sumbernya yang terbaharukan dan selalu ada, energi yang dihasilkan angin jauh lebih bersih dari residu yang dihasilkan oleh bahan bakar lain pada umumnya.
·      Tanah sumber daya alam non hayati yang penting untuk menunjang pertumbuhan penduduk.Pertumbuhan tanaman pertanian dan perkebunan secara langsung juga terkait dengan tingkat kesuburan dan kualitas tanah.
·      Sumber daya alam hasil penambangan memiliki beragam fungsi bagi kehidupan manusia, seperti: sebagai bahan dasar infrastruktur, kendaraan bermotor, sumber energi, maupun sebagai perhiasan. Indonesia, memiliki pendapatan yang sangat besar dari sektor ini.



2.2 Hubungan Sumber Daya Alam Dengan Pertumbuhan Ekonomi.
            Peranan ilmu ekonomi dalam kaitannya dengan sumber daya alam dan lingkungan yaitu mengenai pengambilan keputusan dalam penggunaan sumber daya alam yang langka. Penggunaan sumber daya alam untuk masa mendatang merupakan imbangan antar penduduk dan sumber daya alam. Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berada di bawah maupun di atas bumi dan belum dilibatkan dalam proses produksi. Barang sumber daya alam adalah sumber daya alam yang sudah diambil dari bumi dan digunakan sebagai faktor produksi.
Pertumbuhan ekonomi yang cepat memerlukan barang sumber daya yang banyak namun dapat mengurangi sumber daya alam di bumi. Teori ekonomi yang digunakan dalam pertumbuhan ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam adalah fungsi produksi. Ada delapan isu penting yang berkaitan dengan sumber daya alam yaitu persediaan untuk kebutuhan manusia, lokasi persediaan, pergeseran ketersediaan sumber daya alam, kebijakan penggunaan, peranan sumber daya alam dan lingkungan, kualitas, kerusakan lingkungan dan mekanisme pasar.
Dalam penggalian sumber-sumber alam untuk keperluan pembangunan ekonomi, harus diusahakan agar supaya tidak merusak tata lingkungan manusia, dilaksanakan dengan kebijaksanaan yang menyeluruh, dan memperhitungkan kebutuhan generasi yang akan datang.
Demikian besar peranan lingkungan dalam pembangunan ekonomi sehingga dikhawatirkan pembangunan itu sendiri akan mengalami stagnasi, karena sumber daya alam sudah tidak ada lagi yang dapat digali atau karena kondisi sumber daya alamnya sudah demikian buruk, karena menggebunya pembangunan yang dilaksanakan atau karena pertumbuhan penduduk yang cepat sehingga tidak terpikirkan pelestarian dari sumber daya alam itu sendiri.
Pembangunan yang berwawasan lingkungan merupakan suatu usaha untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat/affluent society dengan memperhatikan dan memelihara sumber daya alam atau planet bumi agar di kemudian hari tidak terjadi deteriorasi ekologis, soil depletion dan penyusunan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Masalahnya bagi negara yang sedang berkembang, seperti negara kita Indonesia adalah bagaimana dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan bagi orang-orang miskin melalui kegiatan pembangunan ekonomi dengan tetap memelihara kelestarian lingkungan.
Kebijaksanaan pengelolaan, pemanfaatan, pengembangan dan pelestarian sumber daya alam dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan menurut Hadi Prayitno dan Budi Santosa (1996, ha1147-156), minimal haruslah memenuhi prinsip-prinsip sebagai berikut: menghormati dan memelihara komunitas kehidupan,memperbaiki kualitas hidup manusia, melestarikan daya hidup dan keragaman bumi Menghindari pemborosan sumber-sumber daya yang tidak dapat diperbaharui, berusaha tidak melampaui kapasitas daya dukung bumi, mengubah sikap dan gaya hidup orang per orang dan mendukung kreativitas masyarakat untuk memelihara lingkungan sendiri.

2.3 Peran Sumber Daya Alam Dalam Pertumbuhan Ekonomi
            Dilihat dari peranannya terhadap pembangunan ekonomi, sejarah mencatat bahwa masyarakat dapat mencapai kemakmuran karena berhasil memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki. Sampai sekarang masih ada orang-orang yang mengatakan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan suatu negara mengalami kemiskinan karena tidak cukup sumber-sumber alam yang dimilikinya.
Sumberdaya alam dan lingkungan memberikan peranan terhadap kegiatan ekonomi. Kebutuhan baik itu rumah tangga maupun perusahaan kesemuanya dipastikan diperoleh dari alam, dimana perusahaan akan meningkatkan nilai ekonomi (Added-Values) dari sumberdaya alam dan lingkungan yang di eksploitasi dengan cara memproduksinya. Dari hasil produksi akan ada dua produk yang dihasilkan yang pertama produk konsumsi dan yang kedua sisa hasil produksi (residu). Dan dari sisa dari kegiatan ekonomi tersebut akhirnya kembali ke alam baik dalam bentuk padat, cair maupun gas.
Peran sumber daya alam dalam pembangunan ekonomi dapat dirinci diantaranya adalah sebagai berikut :
a.         Berperan sebagai pemenuhan atas tuntutan kebutuhan hidup manusia melalui peningkatan nilai ekonomi sumber daya alam dengan pengolahan dan produksi.
b.        Berperan sebagai bahan baku dalam proses produksi sehingga bermanfaat dalam menunjang pendapatan nasional demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
c.         Berperan sebagai persediaan bahan baku bagi proses produksi demi memenuhi kebutuhan manusia di masa depan.
d.        Berperan sebagai faktor penyeimbang ekosistem lingkungan hidup.
e.         Berperan sebagai salah satu sumber daya yang dapat digunakan selamanya atau tak kan pernah habis seperti udara.
f.         Berperan dalam mendorong aspek kepariwisataan dalam menarik turis melalui sumber nilai estetika lingkungan yang ada sehingga menambah devisa Negara dan memberikan sumbangsi dalam pembangunan ekonomi.
g.        Berperan sebagai aset berharga dalam suatu Negara yakni sebagai kekayaan tersendiri yang bisa di olah dan dikelola dalam suatu Negara yang akan berpengaruh banyak dalam pembangunan khususnya pembangunan ekonomi.
Menurut Djajadiningrat S.T (1997), mengatakan bahwa lingkungan dan alam memiliki tiga fungsi yaitu yang pertama berfungsi sebagai persediaan bahan baku, dimana rumah tangga dan perusahaan sangat tergantung pada lingkungan alam, antara lain udara, air dan keperluan lain seperti mineral dan tenaga. Yang kedua adalah sebagai wadah untuk limbah, dimana perusahaan dan rumah tangga menghasilkan sejumlah besar limbah sementara ditumpuk di lingkungan. Yang ketiga penyedia fasilitas, yaitu lingkungan mempunyai sejumlah fasilitas yang merupakan sumber dari estetika. Ini termasuk pemandangan yang indah, sarana jalan memalui semak-semak, dan pantai-pantai yang asli.
Bila di telaah penurunan kualitas lingkungan dan sumber daya alam disebabkan oleh dua faktor yaitu disebakan oleh meningkatnya kebutuhan ekonomi (economic requirement) dan gagalnya kebijakan yang diterapkan (policy failure). Peningkatan kebutuhan yang tak terbatas sering membuat tekanan yang besar terhadap lingkungan dan sumberdaya yang ada, suatu contoh kebutuhan akan ketersediaan kayu yang memaksa kita untuk menebang hutan secara berlebihan dan terjadinya tebang terlarang (illegal loging), kebutuhan transportasi untuk mobilitas dan mendukung laju perekonomian juga sering menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan seperti pencemaran udara, dan kejadian dilaut dimana akibat kebutuhan ekonomi memaksa nelayan melakukan kegiatan tangkap berlebih (over fishing). Oleh karena itu percepatan pembangunan ekonomi sudah selayaknya di barengi dengan ketersediaan sumberdaya dan lingkungan yang lestari (Bahtiar. R. 2006).



BAB III
PENUTUP

3.1    Kesimpulan
Sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui merupakan kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Seperti Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Meskipun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas.
Sumber daya alam merupakan suatu sumber yang diperlukan dalam pembangunan ekonomi dimana sumber daya alam itu digunakan sebagai bahan pembagunan yang dapat meningkatkan dan mengembangkan mutu dan kualitas yang ada dalam pembangunan ekonomi kita . sehingga dibutuhkan pengolahan sumber daya alam yang lebih efektif dan efesien dalam pembangunan ekonomi .
3.2    Saran
Dalam sumber daya alam yang terbatas hendaknya pemerintah dan peran masyarakat sangat di butuhkan agar pemerintah dan masyarakat dapat mengelolah dan menggembangkan sumber daya alam yang terbatas ini dengan sebaik baik mungkin sehingga sumber daya alam itu mampu membantu pembangunan ekonomi.



DAFTAR PUSTAKA

Reksohadiprodjo, Daryanto. 1995. Ekonomi Sumber Daya Alam Dan Energi. Yogyakarta: BPFE.

Analasis Pengaruh Atribut Terhadap Keputusan Konsumen dalam memilih Produk Top Coffee di Kota Bireuen

BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Di indonesia kopi adalah komoditi industri pertanian yang sangat penting. Usaha produksi kop...