KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kehadirat Allah swt. Karena dengan anugerah dari-Nya kami dapat
menyelesaikan makalah tentang "Peranan
Sumber Daya Alam Dalam Pertumbuhan Ekonomi" ini. Sholawat dan salam
semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar kita, yaitu Nabi Muhammad saw.
yang telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa ajaran agama Islam
yang sempurna dan menjadi anugerah serta rahmat bagi seluruh alam semesta.
Penulis sangat bersyukur karena telah
menyelesaikan makalah yang menjadi tugas mata kuliah ekonomi sumber daya dengan
judul " Peranan Sumber Daya Alam
Dalam Pertumbuhan Ekonomi ". Disamping itu, kami mengucapkan banyak
terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami selama pembuatan
makalah ini berlangsung sehingga terealisasikanlah makalah ini.
Demikian yang dapat kami sampaikan,
semoga makalah ini bisa bermanfaat dan jangan lupa ajukan kritik dan saran
terhadap makalah ini agar kedepannya bisa diperbaiki.
Aceh Utara, 01 April
2017
Penyusun.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sumber
daya alam merupakan unsur lingkungan yang terdiri atas sumber daya alam hayati,
sumberdaya alam non hayati dan sumberdaya buatan, merupakan salah satu aset
yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebagai modal
dasar pembangunan sumberdaya alam harus dimanfaatkan sepenuh-penuhnya tetapi
dengan cara-cara yang tidak merusak, bahkan sebaliknya, cara-cara yang
dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan mengembangkan agar modal
dasar tersebut makin besar manfaatnya untuk pembangunan lebih lanjut di masa
mendatang.
Dalam
memanfaatkan sumber daya alam, manusia perlu berdasar pada prinsip
ekoefisiensi. Artinya tidak merusak ekosistem, pengambilan secara efisien dalam
memikirkan kelanjutan SDM. Pembangunan yang berkelanjutan bertujuan pada
terwujudnya keberadaan sumber daya alam untuk mendukung kesejahteraan manusia.
Maka prioritas utama pengelolaan adalah upaya pelestarian lingkungan, supaya
dapat mendukung kehidupan makhluk hidup. Bila sumber daya alam rusak atau
musnah kehidupan bisa terganggu.
Pembangunan
suatu bangsa memerlukan aspek pokok yang disebut dengan sumber daya (resources)
baik sumber daya alam atau natural resources maupun sumber daya manusia atau
human resources. Kedua sumber daya ini sangat penting dalam menentukan
keberhasilan suatu pembangunan. Sejarah menunjukkan masyarakat bisa mencapai
kemakmuran karena berhasil memamfaatkan sumber daya yang dimiliki.
Pada
dasarnya sumber daya alam merupakan asset yang dimiliki suatu Negara yang
meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim atau
cuaca, hasil hutan, tambang dan hasil laut yang sangat mempengaruhi
pertumbuhan industri suatu Negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku
produksi. Dengan adanya sumber daya alam yang melimpah dan berpotensi
tinggi sangat mendukung pembangunan ekonomi suatu Negara.
Pembangunan
ekonomi adalah usaha – usaha untuk meningkatkan taraf hidup suatu bangsa yang
sering kali diukur dengan tinggi rendahnya pendapatan riel perkapita. Namun
sumber daya alam yang ada tersebut tidak sendirinya diolah olah alam akan
tetapi perlu adanya sumber daya manusia, guna mengolah sumber daya alam
tersebut. Keahlian dan kewirausahaan dibutuhkan untuk mengolah bahan mentah
dari alam, menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi atau disebut juga
sebagai proses produksi.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa
yang dimaksud dengan sumber daya alam ?
2. Bagaimana
hubungan sumber daya alam dengan pertumbuhan ekonomi ?
3. Bagaimana
peran sumber daya alam dalam pertumbuhan ekonomi ?
1.3 Tujuan
1. Mengetahui
pengertian sumber daya alam.
2. Mengetahui
hubungan sumber daya alam dengan pertumbuhan ekonomi.
3. Mengetahui
peran sumber daya alam dalam pertumbuhan ekonomi.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sumber Daya Alam
Sumber daya alam ialah suatu sumber
daya yang terbentuk karena kekuatan alamiah, misalnya tanah, air dan perairan,
udara dan ruang, mineral tentang alam, panas bumi dan gas bumi, angin, pasang
surut/arus laut (Daryanto 1995:36).
Menurut
Nursid sumaatmadja (1981:211 – 213) berdasarkan sifatnya sumber daya alam
dikelompokkan menjadi tiga golongan antara lain:
1.
Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbaharui
Sumber
daya alam yang dapat diperbaharui atau dapat pulih kembali yaitu sumber daya
yang dapat pulih kembali secara alamiah ataupun secara budaya setelah
dimanfaatkan. Sumber daya ini termasuk sumber daya nabati dan hewani dan energy
yang dihasilkan oleh proses tenaga alam (air, angin, pasang surut, sinar panas
matahari). Sumber daya ini dalam jangka waktu tertentu dapat pulih kembali.
2.
Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat
Diperbaharui
Sumber
daya alam yang tidak dapat diperbaharui berarti sumber daya yang tidak dapat
dipulihkan kembali setelah digunakan, atau jika dipulihkan kembali tidak
menguntungkan karena biaya pemulihan lebih besar daripada hasil pemulihannya.
Yang termasuk sumber daya yang tidak dapat dipulihkan kembali yaitu mineral
bahan bakar atau bahan bakar fosil (fosil fuel) dan logam. Mineral bahan bakar
yaitu minyak dan gas bumi.
3. Sumber
Daya Alam Yang Tidak Akan Habis
Sumber daya yang tidak akan berakhir
yaitu keindahan panorama yang berharga bagi kepariwisataan dan faedah – faedah
yang diperoleh dari iklim. Menurut Sukanto Reksodiprodjo (1990:5), Sumber daya
alam adalah sesuatu yang berguna dan mempunyai nilai didalam kondisi dimana
kita menemukannya. Sumber daya alam meliputi semua yang terdapat dibumi baik
yang hidup maupun benda mati yang berguna bagi manusia, terbatas jumlahnya dan
pengusahaannya memenuhi kriteria – kriteria teknologi, ekonomi, social dan
lingkungan.
Berdasarkan
jenisnya, sumber daya alam dikelompokkan menjadi dua golongan antara lain :
1.
Sumber daya alam hayati
Sumber daya alam hayati (biotik)
merupakan sumber daya alam yang berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan,
tumbuhan, mikroba, dan manusia.
·
Hewan, Contoh yang pertama misalnya
sumber daya hewan. Hewan menghasilkan berbagai macam produk yang bisa
dimanfaatkan oleh manusia untuk menunjang kehidupannya. Produk-produk tersebut
antara lain :
1. Daging,
dihasilkan ikan, mamalia, dan hewan lainnya dan digunakan sebagai sumber
protein hewani bagi manusia.
2. Susu,
dihasilkan oleh hewan mamalia dan digunakan sebagai minuman bergizi bagi
manusia. Contoh susu yang umum dikonsumsi misalnya susu sapi, susu kambing, dan
susu kuda.
3. Telur,
dihasilkan hewan-hewan ovipar seperti unggas (aves), reptil, dan ikan. Telur
dikonsumsi manusia sebagai sumber protein hewani. Contohnya telur ayam, telur
bebek, telur burung puyuh, dan telur angsa.
·
Tumbuhan juga termasuk contoh sumber daya hayati
karena ia juga merupakan jenis mahluk hidup. Tumbuhan menghasilkan beragam
produk yang dapat dimanfaatkan manusia untuk menunjang kebutuhan hidupnya.
Produk-produk tersebut antara lain:
1.
Sayur, dihasilkan tanaman sayuran dan digunakan
manusia sebagai bahan pangan. Contohnya sawi, kangkung, bayam, dan daun
singkong.
2.
Buah, dihasilkan tanaman dan digunakan sebagai bahan
pangan.
3.
Kayu, dihasilkan tanaman kayu dan digunakan sebagai
material pembuatan rumah.
·
Mikroorganisme, Beragam mikroorganisme
yang terdapat di alam bisa dimanfaatkan sebagai alat pemenuhan kebutuhan
manusia melalui penerapan bioteknologi. Bioteknologi adalah suatu teknologi
yang memanfaatkan mikroorganisme sebagai agen perubahannya. Contoh bioteknologi
sendiri terjadi dalam proses pembuatan tempe, cuka, keju, yogurt, dan minuman
anggur. Pembuatan semua produk tersebut, dalam prosesnya ditambahkan
mikroorganisme menguntungkan seperti jamur, kapang dan bakteri.
2.
Sumber daya alam noh hayati
Sumber daya alam non hayati merupakan
sumber daya alam yang berupa benda tak hidup. Pada umumnya sumber daya alam non
hayati dimanfaatkan sebagai sumber energi selain pemanfaatannya secara
material. Keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus, contohnya:
air, angin, sinar matahari, dan hasil tambang.
· Air
merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup. Seiring dengan pertumbuhan
penduduk, kebutuhan akan air, baik itu untuk memenuhi kebutuhan manusia
sehari-hari, maupun energi, terus meningkat. Air juga digunakan untuk
pengairan, bahan dasar industri minuman, penambangan, dan aset rekreasi.
· Angin
mampu menghasilkan energi dengan menggunakan turbin. Selain sumbernya yang
terbaharukan dan selalu ada, energi yang dihasilkan angin jauh lebih bersih
dari residu yang dihasilkan oleh bahan bakar lain pada umumnya.
· Tanah
sumber daya alam non hayati yang penting untuk menunjang pertumbuhan
penduduk.Pertumbuhan tanaman pertanian dan perkebunan secara langsung juga
terkait dengan tingkat kesuburan dan kualitas tanah.
· Sumber
daya alam hasil penambangan memiliki beragam fungsi bagi kehidupan manusia,
seperti: sebagai bahan dasar infrastruktur, kendaraan bermotor, sumber energi,
maupun sebagai perhiasan. Indonesia, memiliki pendapatan yang sangat besar dari
sektor ini.
2.2 Hubungan Sumber Daya Alam
Dengan Pertumbuhan Ekonomi.
Peranan
ilmu ekonomi dalam kaitannya dengan sumber daya alam dan lingkungan yaitu
mengenai pengambilan keputusan dalam penggunaan sumber daya alam yang langka.
Penggunaan sumber daya alam untuk masa mendatang merupakan imbangan antar penduduk
dan sumber daya alam. Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berada di
bawah maupun di atas bumi dan belum dilibatkan dalam proses produksi. Barang
sumber daya alam adalah sumber daya alam yang sudah diambil dari bumi dan
digunakan sebagai faktor produksi.
Pertumbuhan
ekonomi yang cepat memerlukan barang sumber daya yang banyak namun dapat
mengurangi sumber daya alam di bumi. Teori ekonomi yang digunakan dalam
pertumbuhan ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam adalah fungsi
produksi. Ada delapan isu penting yang berkaitan dengan sumber daya alam yaitu
persediaan untuk kebutuhan manusia, lokasi persediaan, pergeseran ketersediaan
sumber daya alam, kebijakan penggunaan, peranan sumber daya alam dan
lingkungan, kualitas, kerusakan lingkungan dan mekanisme pasar.
Dalam
penggalian sumber-sumber alam untuk keperluan pembangunan ekonomi, harus
diusahakan agar supaya tidak merusak tata lingkungan manusia, dilaksanakan
dengan kebijaksanaan yang menyeluruh, dan memperhitungkan kebutuhan generasi yang
akan datang.
Demikian
besar peranan lingkungan dalam pembangunan ekonomi sehingga dikhawatirkan
pembangunan itu sendiri akan mengalami stagnasi, karena sumber daya alam sudah
tidak ada lagi yang dapat digali atau karena kondisi sumber daya alamnya sudah
demikian buruk, karena menggebunya pembangunan yang dilaksanakan atau karena
pertumbuhan penduduk yang cepat sehingga tidak terpikirkan pelestarian dari
sumber daya alam itu sendiri.
Pembangunan
yang berwawasan lingkungan merupakan suatu usaha untuk mewujudkan peningkatan
kesejahteraan masyarakat/affluent society dengan memperhatikan dan memelihara
sumber daya alam atau planet bumi agar di kemudian hari tidak terjadi
deteriorasi ekologis, soil depletion dan penyusunan sumber daya alam yang tidak
dapat diperbaharui. Masalahnya bagi negara yang sedang berkembang, seperti
negara kita Indonesia adalah bagaimana dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan
bagi orang-orang miskin melalui kegiatan pembangunan ekonomi dengan tetap
memelihara kelestarian lingkungan.
Kebijaksanaan
pengelolaan, pemanfaatan, pengembangan dan pelestarian sumber daya alam dalam
melaksanakan pembangunan berkelanjutan menurut Hadi Prayitno dan Budi Santosa
(1996, ha1147-156), minimal haruslah memenuhi prinsip-prinsip sebagai berikut:
menghormati dan memelihara komunitas kehidupan,memperbaiki kualitas hidup
manusia, melestarikan daya hidup dan keragaman bumi Menghindari pemborosan
sumber-sumber daya yang tidak dapat diperbaharui, berusaha tidak melampaui
kapasitas daya dukung bumi, mengubah sikap dan gaya hidup orang per orang dan
mendukung kreativitas masyarakat untuk memelihara lingkungan sendiri.
2.3 Peran Sumber Daya Alam Dalam
Pertumbuhan Ekonomi
Dilihat dari peranannya terhadap
pembangunan ekonomi, sejarah mencatat bahwa masyarakat dapat mencapai
kemakmuran karena berhasil memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki. Sampai
sekarang masih ada orang-orang yang mengatakan bahwa salah satu faktor yang
menyebabkan suatu negara mengalami kemiskinan karena tidak cukup sumber-sumber
alam yang dimilikinya.
Sumberdaya
alam dan lingkungan memberikan peranan terhadap kegiatan ekonomi. Kebutuhan
baik itu rumah tangga maupun perusahaan kesemuanya dipastikan diperoleh dari
alam, dimana perusahaan akan meningkatkan nilai ekonomi (Added-Values) dari
sumberdaya alam dan lingkungan yang di eksploitasi dengan cara memproduksinya.
Dari hasil produksi akan ada dua produk yang dihasilkan yang pertama produk
konsumsi dan yang kedua sisa hasil produksi (residu). Dan dari sisa dari
kegiatan ekonomi tersebut akhirnya kembali ke alam baik dalam bentuk padat,
cair maupun gas.
Peran
sumber daya alam dalam pembangunan ekonomi dapat dirinci diantaranya adalah
sebagai berikut :
a.
Berperan sebagai pemenuhan atas tuntutan
kebutuhan hidup manusia melalui peningkatan nilai ekonomi sumber daya alam
dengan pengolahan dan produksi.
b.
Berperan sebagai bahan baku dalam proses
produksi sehingga bermanfaat dalam menunjang pendapatan nasional demi
meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
c.
Berperan sebagai persediaan bahan baku
bagi proses produksi demi memenuhi kebutuhan manusia di masa depan.
d.
Berperan sebagai faktor penyeimbang
ekosistem lingkungan hidup.
e.
Berperan sebagai salah satu sumber daya
yang dapat digunakan selamanya atau tak kan pernah habis seperti udara.
f.
Berperan dalam mendorong aspek kepariwisataan
dalam menarik turis melalui sumber nilai estetika lingkungan yang ada sehingga
menambah devisa Negara dan memberikan sumbangsi dalam pembangunan ekonomi.
g.
Berperan sebagai aset berharga dalam
suatu Negara yakni sebagai kekayaan tersendiri yang bisa di olah dan dikelola
dalam suatu Negara yang akan berpengaruh banyak dalam pembangunan khususnya
pembangunan ekonomi.
Menurut
Djajadiningrat S.T (1997), mengatakan bahwa lingkungan dan alam memiliki
tiga fungsi yaitu yang pertama berfungsi sebagai persediaan bahan baku, dimana
rumah tangga dan perusahaan sangat tergantung pada lingkungan alam, antara lain
udara, air dan keperluan lain seperti mineral dan tenaga. Yang kedua adalah
sebagai wadah untuk limbah, dimana perusahaan dan rumah tangga menghasilkan
sejumlah besar limbah sementara ditumpuk di lingkungan. Yang ketiga penyedia
fasilitas, yaitu lingkungan mempunyai sejumlah fasilitas yang merupakan sumber
dari estetika. Ini termasuk pemandangan yang indah, sarana jalan memalui
semak-semak, dan pantai-pantai yang asli.
Bila
di telaah penurunan kualitas lingkungan dan sumber daya alam disebabkan oleh
dua faktor yaitu disebakan oleh meningkatnya kebutuhan ekonomi (economic
requirement) dan gagalnya kebijakan yang diterapkan (policy failure).
Peningkatan kebutuhan yang tak terbatas sering membuat tekanan yang besar
terhadap lingkungan dan sumberdaya yang ada, suatu contoh kebutuhan akan
ketersediaan kayu yang memaksa kita untuk menebang hutan secara berlebihan dan
terjadinya tebang terlarang (illegal loging), kebutuhan transportasi untuk
mobilitas dan mendukung laju perekonomian juga sering menimbulkan dampak
terhadap kerusakan lingkungan seperti pencemaran udara, dan kejadian dilaut
dimana akibat kebutuhan ekonomi memaksa nelayan melakukan kegiatan tangkap
berlebih (over fishing). Oleh karena itu percepatan pembangunan ekonomi sudah
selayaknya di barengi dengan ketersediaan sumberdaya dan lingkungan yang
lestari (Bahtiar. R. 2006).
BAB
III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Sumber
daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat
diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui
merupakan kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak
dieksploitasi berlebihan. Seperti Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari,
angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Meskipun jumlahnya
sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk
dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya
terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan
apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan
berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang
sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas.
Sumber
daya alam merupakan suatu sumber yang diperlukan dalam pembangunan ekonomi
dimana sumber daya alam itu digunakan sebagai bahan pembagunan yang dapat
meningkatkan dan mengembangkan mutu dan kualitas yang ada dalam pembangunan
ekonomi kita . sehingga dibutuhkan pengolahan sumber daya alam yang lebih
efektif dan efesien dalam pembangunan ekonomi .
3.2
Saran
Dalam
sumber daya alam yang terbatas hendaknya pemerintah dan peran masyarakat sangat
di butuhkan agar pemerintah dan masyarakat dapat mengelolah dan menggembangkan
sumber daya alam yang terbatas ini dengan sebaik baik mungkin sehingga sumber
daya alam itu mampu membantu pembangunan ekonomi.
DAFTAR PUSTAKA
Reksohadiprodjo, Daryanto. 1995. Ekonomi
Sumber Daya Alam Dan Energi. Yogyakarta: BPFE.
http://ekonomipendidikan1.blogspot.com/2012/01/peranan-sumber-daya-alam-dalam.html/
diakses 01 april 2017 pukul 21:00 WIB.
http://massofa.wordpress.com/2009/11/21/sumber-daya-alam-dan-pembangunan-ekonomi/
diakses 01 april
2017 pukul 21:00 WIB.